Sejarah & Peristiwa Penting

Sejak awal berdirinya, Penjaminan mutu di UPH telah menjadi perhatian utama dan dilaksanakan oleh setiap fakultas, program studi, dan unit kerja pendukung. Memberikan pendidikan terbaik kepada para mahasiswa merupakan prioritas bagi para pendiri UPH.

 

Sejak tahun 2004, UPH mulai mengembangkan sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001:2000 dan mulai mempersiapkan diri untuk sertifikasi. Pada tahun 2006 dibentuk Direktorat Penjaminan Mutu UPH yang dipimpin oleh seorang Direktur Penjaminan Mutu. Sertifikasi ISO 2001:2000 akhirnya diperoleh pada tanggal 23 April 2008 dan diperpanjang pada tanggal 3 Juni 2010.

 

Sejalan dengan perkembangan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi di Indonesia dan juga perkembangan UPH yang cukup pesat, maka UPH juga membangun dan mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Internal yang terintegrasi dengan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal. Pada tanggal 2 Februari 2015, dibentuk Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan atau dikenal dengan LP2MP. LP2MP dipimpin oleh seorang Ketua yang bertanggung jawab langsung kepada Rektor, dan merupakan perluasan peran Direktorat Penjaminan Mutu.

 

Kesungguhan UPH dalam upaya peningkatan mutu berkelanjutan tampak dengan adanya peningkatan peringkat akreditasi berbagai program studi yang ada di UPH. Jika sebelumnya baru Program Studi Hukum Program Sarjana yang sudah terakreditasi A, maka sejak tahun 2015 hingga kini sudah ada 7 progam studi terakreditasi A. UPH juga diunggulkan menjadi satu di antara 17 perguruan tinggi Indonesia yang masuk ke dalam peringkat 400 perguruan tinggi terbaik di Asia versi QS Asia University Rankings 2018.

 

Komitmen peningkatan mutu berkelanjutan ini senantiasa dipegang oleh UPH, agar ke depan dapat memberikan layanan pendidikan tinggi yang semakin unggul bagi mahasiswa, dan berkontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

 

Universitas Pelita Harapan